Senin, 29 Juni 2009


Autoclave

Fungsi : Untuk membunuh kuman atau bakteri yang terdapat pada bahan atau alat
yang pada umumnya terbuat dari logam, plastik, karet, tekstil gelas juga liquid (cairan) dalam keadaan terbungkus maupun tidak.
Prinsip Dasar :
Dimana Autoclave menggunakan filamen yang fungsinya sebagai pemanas, guna mensterilkan bahan yang akan disterilkan dengan suhu mencapai 100ºC atau lebih.

Blok Diagram :


Cara Kerja :
Sebelum pesawat di ON kan alat diatur dulu temperaturnya sesuai yang dikehendaki yaitu diatas 100º kemudian tekan saklar S1, maka suplay tegangan PLN masuk kealat. Lampu L1 dan L2 menyala, filamen bekerja dan terjadi proses pemanasan.Panas yang dihasilkan oleh filamen akan terus naik sampai temperatur yang dikehendaki tercapai,maka mikroswitch SHG akan memutuskan hubungan sehingga filamen tidak mendapat suplay.



Pembahasan :
Data Pesawat :
  1. Nama Pesawat : Autoclave
  2. Tegangan Input : 220 V AC
  3. Frekuensi : 50/60 Hz
  4. Daya : 8000 Watt
Prinsip Dasar Alat :

Autoclave ini adalah suatu jenis pesawat untuk sterilisasi yang memanfaatkan temperatur dan tekanan tinggi. Dalam hal ini menggunakan media uap air yang bertekanan tinggi untuk proses sterilisasi. Proses kerja dari Autoclave ini memanfaatkan temperatur dan tekanan tinggi yang dihasilkan dari proses perubahan daya menjadi panas.

Cara Kerja :
Pada saat alat mendapatkan tegangan dari PLN. Maka dengan menekan tombol ON maka lampu indikator akan menyala.Disini dapat dilakukan proses pemanansan,setelah itu baru dimulai proses sterilisasi,dengan tekanan uap yang dihasilkan mencapai 121ºC

Pengoperasian Alat :

a)Pengisian air
Penggunaan air bebas mineral sangat baik untuk proses sterilisasi. Pengisian air dilakukan secara konvensional dan tinggi air sampai mencapai kurang lebih 2 cm melalui chember.

b)Pemuatan barang
Barang yang akan disterilkan dimasukkan kedalam chamber kemudian ditutup rapat.

c)Pemanasan
Dengan menekan tombol ON maka lampu indikator akan menyala dan proses sterilisasi akan mulai bekerja.

d)Sterilisasi
Untuk proses sterilisasi menggunakan temperatur dan tekanan dengan batas waktu yang telah ditentukan. Sedangkan tekanan uap yang dihasilkan mencapai 121ºC.

e)Pengeringan
Apabila proses sterilisasi telah selesai maka buka Dry Value, sehingga terjadi pembuangan air. Hal ini dilakukan agar ruang dalam chember menjadi hampa udara dan kering yang akan mengurangi kelembapan serta mengeringkan alat yang telah disterilisasi, pengeringan tersebut dilakukan oleh chamber.

f)Pengeluaran barang
Pastikan tidak ada tekanan dalam chember dengan melihat jarum pengukur tekana uap pada skala 0, kemudian buka chamber.

Pemeliharaan Pesawat :

a)Pemeliharaan Mekanis
Periksa bagian atas dan bawah penguat kotruksi yaitu beton dan tembok

b)Pemeliharaan Elektrik
Ganti fuse dan elemen pemanas apabila terjadi kerusakan dengan yang baru.

c)Quality control
Untuk mengetahui alat medis yang sudah steril ditentukan dengan quality
Control yaitu autoclave tape ; suatu kertas pembungkus yang akan berubah warnanya pada saat sterilisasi selesai. Kertas tersebut tidak boleh terkontaminasi dengan udara sekitarnya.